Jumat, 03 September 2010

JANGAN MEMUJI SESEORANG KECUALI ANDA BENAR MENGENALNYA!

Al Imam Al Barbahari Rahimahullah berkata: Tidak halal bagi seorang muslim mengatakan fulan pengikut sunnah (sunni/salafy) sampai ia mengetahui telah terkumpul padanya tanda-tanda sunnah, seseorang tidak dijuluki pengikut sunnah sampai terkumpul padanya sunnah seluruhnya.” Syarah Sunnah Hal 122

Al ‘Allamah Asy-Syaikh Dr. Shalih Al Fauzan –hafidzahullah- mengomentari;
“Janganlah kamu memuji seseorang kecuali kamu kenal kepadanya, agar jangan sampai orang lain tertipu disebabkan pujian kamu kepadanya, padahal dia tidak seperti yang kamu katakan. Adapun melontarkan pujian sedangkan kamu tidak kenal dengannya sedikitpun, hal ini berbahaya menjadikan orang lain tertipu dengan orang ini.

Duhai andaisaja pihak-pihak yang suka memuji orang-orang berhenti dari perbuatannya sehingga tidak memuji kecuali orang-orang yang terpenuhi padanya syarat-syaratnya. Karena pujian adalah kesaksian. Maka apabila pujian itu tidak benar maka ia kesaksian palsu (syahadat zur).”

Dan perkataan Al Imam Al Barbahari –rahimahullah- : (telah terkumpul padanya tanda-tanda sunnah)

Tanda-tanda sunnah ada pada perkara aqidah, ilmu, amal, dan terdapat pada sikap mengikuti salafusshalih. Adapun seseorang tidak terdapat padanya tanda-tanda sunnah kecuali satu saja, jangan kamu nilai dia tergolong dari ahlussunnah dengan semata-mata satu tanda saja, maka bagaimana dengan orang-orang yang tidak terdapat padanya satu pun tanda sunnah padanya?!

Ittihaf Al Qari’ bit Ta’liqat ‘Ala Syarh As-Sunnah (2/275)

Lihat http://www.sahab.net/home/index.php?Site=News&Show=889


http://www.facebook.com/home.php#!/note.php?note_id=367008145888&id=1354791662

0 komentar:

Posting Komentar

thank you